Selasa, 07 September 2010

Fungsi Handphone Bagi Orang Indonesia

Jakarta – Ponsel kini merupakan merupakan sahabat wajib yang tak bisa lepas dari diri masyarakat Indonesia. Berdasar paparan data ConsumerLab Ericsson, selain sebagai alat komunikasi, ponsel memiliki fungsi lain. Apa sajakah itu?
Bertempat di Sheraton Bandung dalam media workshop oleh Ericsson, Jumat (5/3/2010) petang, tampil Visnu Sigh selaku Regional Manager ConsumerLAB MUSEA Ericsson menjelaskan hasil studi mereka.
“Berdasar riset kami di tahun 2009, terdapat lima fungsi ponsel yang ada di masyarakat. Ponsel yang dulunya hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, kini pun telah berubah,” paparnya kepada detikINET.Visnu pun menjelaskan ada lima fungsi ponsel bagi masyarakat Indonesia, berikut persentasenya:
  1. Alat Komunikasi agar tetap terhubung dengan teman ataupun keluarga – 65%
  2. Simbol kelas masyakarat – 44%
  3. Penunjang bisnis – 49%
  4. Pengubah batas sosial masyarakat – 36%
  5. Alat penghilang stress -36%
Berdasar paparan data di atas, kegunaan ponsel sebagai alat komunikasi ternyata tetap menjadi alasan nomor satu, dengan presentase 65%.
Nah, dua poin yang menarik di sini adalah fungsi ponsel sebagai simbol status sosial dengan presentase 44%, disusul fungsinya untuk mengubah status sosial di masyarakat, dengan presentase 36%. Hal ini memang sebuah kenyataan yang terjadi di masyarakat.
Visnu pun menjelaskan bahwa dengan kelima hal di atas, maka potensi bisnis industri ponsel masih menjanjikan di tahun-tahun mendatang. “10% peningkatan dari sektor ini, bahkan dapat menaikkan pendapatan negara sebesar 1,2%,” tambahnya.

Fungsi KTP

Hidup ini penuh ketidak sengajaan, seorang Fujiko F Fujio mungkin secara tidak sengaja melihat kucing berwarna biru yang lagi main serong dengan bocah berkacamata kemudian dia terinspirasi menciptakan doraemon dan nobita, seorang sumanto yang terkenal karena kanibalisme, awalnya bisa jadi tidak sengaja menggigit dirinya karena lapar dan kemudian mengetahui bahwa daging manusia sangat enak namun karena tak mau menyakiti badannya sendiri akhirnya dia mencari daging dari manusia lain, atau juga seperti berita yang di tayangkan topik pagi antv, tentang seorang pemuda yang nekat membunuh kekasihnya sendiri dikarenakan sang kekasih hamil, mungkin pemuda tersebut juga tidak sengaja (tapi kalo ampe hamil mungkin lebih cocok dikatakan ketagihan).


Seperti mereka semua, secara tidak sengaja saat gue lagi dirazia polisi lalu lintas, yang minta diperlihatkan sim, stnk dan surat keterangan tidak mampu(sktm mah buat ngurus beasiswa), pandangan mata gue tertuju pada 1 lembar kartu exclusive yang hanya dimiliki oleh para manusia yang berumur 17 tahun ke atas, yaitu KTP. Sambil pak polisi ngecek kelengkapan, gue teruz berpikir-berpikir-berpikir (mirip jimmy neutron), akhirnya gue coba tanya ma bapak ini sapa tau aja bapak ini tau..lagian biar suasana gag basi dan sapa tau pak polisi ini juga hobi mancing dan beternak, kan bisa gue kasih saran dan gosip terhangat.

“pak, kira-kira fungsi ktp apa ?” tanya gue, dengan gaya mau niru alvin tapi rada mirip tukul arwana.
“buat bikin sim” jawab pak polisi, singkat padat, dan sepertinya kagak ada niat sama sekali buat berbincang-bincang ama gue.
“oh.....” timpal gue, males melanjutkannya setelah gue terawang dari tali pinggangnya, bapak ini “kayaknya” kagak punya hobi mancing atau baca komik.

Setelah semua dikembalikan gue melanjutkan perjalanan, dan terpikir untuk membuat artikel tentang FUNGSI KTP, dan setelah search diberbagai forum, diskusi dengan berbagai tokoh masyarakat dan alim ulama, serta meminta restu dari orang tua, gue dapat menyimpulkan beberapa fungsi utama ktp, diantaranya :

Mempermudah proses evakuasi dan
pendataan saat terjadi musibah/bencana alam
Tak dapat dipungkiri negara kita sangat mudah sekali terjadi bencana, dari mulai yang ulah manusia, sampai murni bencana alam. Dengan KTP anda dikenali jika becana tersebut merengut jiwa anda, atau ketika saat pengungsiaan anda bisa mendapat bantuan sembako dan mie instan serta memudahkan petugas untuk pendataan kerusakaan materi dan moral.

Tanda Pengenal Saat Kecelakaan
Jalan raya adalah kubururan bagi sebagian orang yang tidak beruntung, gunakan helm saat berkendara, dan kencangkan sabuk pengaman anda untuk menimalisir hal yang tidak diinginkan (kok jadi mirip iklan layanan masyrakat),,, okeh tapi intinya dengan KTP, saat anda mengalami tabrakan atau kecelakaan yang mengeluarkan literan darah, para petugas medis bisa mengetahui golongan darah dan alamat anda, serta nama anda. Sangat berguna bukan ? bahkan jika mati, langsung bisa dikenali.... hebat dah pokoknya! (NB: meski perlu diingat golongan darah di KTP jarang ada yang PAS, contohnya ane 2 kali buat KTP golongan darah yang seharusnya B jadi O, gag ngerti dah ama orang kelurahan).

Barang Jaminan
Ada lapar ? tidak punya uang ? silahkan datang kerumah makan padang terdekat, dan bayarlah dengan jaminan KTP anda, dan mungkin ada 3 kemungkinan yang anda dapat : dipaksa bayar, disuruh cuci piring atau dibawa ke kantor polisi dan dijerat Pasal 363 tentang penipuan dan 268 tentang penyodomian.
Okeh, mungkin gag seperti itu tapi dengan KTP anda bisa memimnjam VCD atau DVD dirental-rental terdekat (tentunya dengan membayar) dan KTP juga bisa dipakai sebagai jaminan untuk menyewa Mobil (tentunya juga dengan membayar uang sewa mobilnya, kalo mau gag bayar kagak usah nyewa, beli mobil aja).

Memastikan Agama
KTP juga berguna saat kita merasa bingung dengan agama sih kita ?, meskipun bagi sebagian masyarakat kolom agama itu terlalu primitif ,tapi ada juga masyarakat yang tidak jelas ntah apa agamanya bisa mengetahuinya hanya dengan melihat KTP, mudah bukan ?

Tanda Masuk ke Diskotik
Ane kagak pernah ke diskotik, tapi menurut sebagian orang KTP paling sangat dibutuhkan ketika memasuki ke tempat seperti itu, katanya sih menunjukan bahwa kita sudah dewasa. (meski umumnya, kita sudah mengalami dewasa kelamin sebelum dewasa tubuh)

Buat Nonton Bioskop Yang ada Label 17+ atau Dewasa
Film indonesia di 4 tahun belakangan ini semakin aneh saja, dibilang horor lebih mirip filim bokep, dibilang genrenya komedi adegan difilmnya sex-scene semua, aneh memang. Nah, KTP bisa membuktikan bahwa kita sudah layak menonton film tak bermutu tersebut. Sapa tau nasib kita tak mujur ketika nonton film ada gerombolan ormas yang merazia kita, kita bisa meyakinkan mereka bahwa kita rela dan ikhlas serta tanpa paksaan oknum manapun untuk membuang uang 30ribu demi menonton film gak penting seperti itu.
Memang sih, gag mungkin banget kejadian seperti itu tapi... coba kita ingat pas film virgin perdana diputar dibioskop dan sempat buat heboh dan penonton hanya boleh 21+, KTP sangat berfungsi bukan ? (tapi heran, kok film2 sekarang kagak ada periksa KTP, seperti itu lagi, padahal yang biasanya nonton film mustajab itu anak-anak smp atau sma yang gag negerti-ngerti, bahaya!.. ya Allah selamatkanlah negeri ini)

Kartu Identitas
Mungkin diantara teman anda, ada yang sok british (atau kebarat-baratan) coba periksa dompatnya apakah dia memiliki KTP ? jika ia, cepat teriakan Takbir 4x ke telingannya dan sesungguhnya iya telah mati (extrem amat dah. Yah gag seperah maaf separah itu, tapi melihat abg sekarang yang ngomong dikit-dikit nyerempet ada english-englishnya dikit (meski Cuma whateper, fu*k, su*k, atau good bye) itu membuktikan bahwa BANGSA KITA MENGALAMI KRISIS IDENTITAS DAN JATI DIRI!!!!.
Artinya dengan KTP atau Kartu Tanda Penduduk, bisa membuat kita sadar kita ini orang indonesia ngapain belagak kebarat-baratan toh rendang padang ama soto betawi masih enak rasanya.
Lalu bagaimana dengan orang yang tidak punya KTP ? yah, tidak masalah dia sok british, toh dia kan belum punya jati diri, dan belum dianggap warga negara indonesia, serta namanya tidak ada dicatatan sipil.

Banyak banget ternyata fungsi KTP yah, ayo... cepat buat KTP sekarang juga, 2 anak lebih baik loh.

Nah, kedepanya ane punya beberapa angan-angan agar KTP dimata masyarakat lebih bermanfaat misalnya seperti :
- Dengan KTP bisa mendapatkan diskon dipusat perbelanjaan tertentu, seperti gramedia, careffour, atau indomaret (5% aja cukup)
- KTP bisa dijadikan pembuktian bahwa masyarakat yang kurang mampu, sehingga saat berobat ke rumah sakit cukup membawa KTP gak perlu repot-repot ngurus surat miskin, dan jual akte tanah ke makelar (tapi, gmana caranya biar pihak rumah sakit tau neh KTP buat orang miskin, kagak mungkin diKTP dilampirkan kata-kata “hidupnya susah, mohon dibantu” gag keren amat dah)
- Dengan hanya bermodal KTP bisa keluar negeri tanpa harus ngurus-ngurus paspor.
- KTP bisa dijadikan mas kawin (hahahahaha.....)

Mudah-mudahan angan-angan saya tidak menjadi kenyataan.

cerpen

Setalah genap sebulan aku jadian dengan Bayu, aku semakin yakin kalau aku nggak salah pilih dan benar-benar sudah menemukan belahan jiwaku, cinta sejatiku, cahaya hidupku, Bayu adalah segalanya bagiku. Aku mencinta dia dan akan selalu menyayangi dia untuk selamanya. Saat ini aku merasa puas karena penantian, dan usahaku selama ini berbuah kebahagiaan.

Telah sekian lama aku merasa menanti Bayu menjadi milikku seutuhnya. Akhirnya, cerita cintaku saat ini sudah happy ending, tingal sekarang aku dan Bayu yang menjalaninya. Dulu kami sering sekali bertengkar, hanya karena hal-hal kecil, kadang kami sampai ribut nggak menentu. Dulu sebagai teman, kami memang bukan teman yang cocok, kami saling menjatuhkan dan saling membenci. Tapi sekarang, benar kata orang-orang, kalau kamu membenci seseorang janganlah kamu sampai terlalu, dan hasilnya sekarang perasaan itu menjadi kebalikan bagi aku dan Bayu, justru kami sekarang saling mencintai dan menyayangi. Tapi yang jelas, aku juga nggak mau kehilangan Bayu, aku takut juga kalau aku terlalu mencintai dan menyayangi dia, bisa jadi aku dan dia akan terpisahkan.


“Hei Ela, kamu lagi ngapain? aku kangen deh sama kamu..”
“Halo Bayu, kan baru kemarin kita ketemu, kamu gimana sih?”
“Ela, kamu baik-baik ya di sana, jaga diri kamu dan jangan pernah lupakan aku ya sayang.”

“Kamu ngomong apa sih Bayu? Kamu ngigau ya?”
“Nggak, maksud aku yah kamu jangan macam-macam di sana, kan di kampus kamu banyak banget tuh cowok-cowok keren, ntar ada yang godain kamu lagi, trus kamu lupain aku.”
“Ha-ha.....ha-ha.... ya nggak dong sayang, aku nggak akan tergoda sama cowok-cowok di kampus ini, nggak ada yang kayak kamu di sini, dan yang aku mau tuh cuma kamu seorang.”

“Hei, kamu udah pintar ngegombal yah, siapa yang ajarin, ayo ngaku?”
“Bayu, kamu apaan sih?! Udah deh, aku mau kamu kasih aku kepercayaan untuk berteman dengan teman-temanku. Asal kamu tau aku berterima kasih banget selama ini sama Tuhan karena aku udah bisa memiliki kamu.”
“Iya Ela, dan asal kamu tau juga cintaku lebih besar dari yang pernah kamu bayangkan selama ini.”

Satu hal inilah yang selalu ditakutkan Bayu, dia selalu bilang aku akan tergoda oleh cowok-cowok di kampus, sementara aku nggak begitu? Justru akulah yang paling takut Bayu yang akan berpaling dariku, dia akan pergi meninggalkanku selamanya, dan cintanya hilang untukku. Bayu sekarang kerja di salah satu perusahaan asing terkemuka di kota ini, sebagai cowok kalau kita melihatnya dengan kesan pertama, dia adalah cowok yang diimpi-impikan semua cewek, karena Bayu punya segalanya, dengan modal wajah yang tampan, prilaku yang baik, kerja yang mapan, akupun takut dia akan pergi dariku, kalau seandainya ada cewek yang lebih menarik dariku, lebih sederajat dengan dia.

Bayu menggenggam tanganku erat sekali, aku merasakan kenyamanan saat dia memegang tanganku. Aku merasakan cintanya begitu kuat untukku. Saat kami masuk ke sebuah toko buku, Bayu bilang dia akan membelikan aku sebuah buku sastra yang dulu sudah pernah dibacanya dan sekrang dia ingin aku juga membaca buku itu. Setelah Bayu membayar buku tersebut, Bayu langsung menyerahkannya padaku. Aku kaget membaca sinopsisnya, ternyata buku itu berisi tentang kekuatan cinta yang tulus, yang akhirnya terpisahkan oleh maut, dan bagaimana sakitnya hati seorang kekasih saat menghadapi peristiwa kematian itu.

“Bayu, kenapa kamu kasih aku buku kayak gini?”
“Ela, aku pengen banget kamu baca buku ini, karena kalau kamu baca buku ini, kamu bakal lebih mengerti lagi apa itu cinta sejati, kamu akan merasakan betapa sangat berartinya orang yang mencintai kamu, pokoknya ceritanya bagus deh, kamu pasti nggak bakalan nyesal kalau baca buku ini, dan setelah membacanya, aku juga yakin kamu akan semakin sayang sama aku, he-he... he-he ...”
“Ih, kamu!! Ke-GR-an banget sih kamu, masa cuma gara-gara baca buku ini aku bisa semakin sayang sama kamu.”

“Eh, benaran, percaya deh sama aku. Kalau nggak, ntar kamu boleh musuhin aku lagi deh kayak dulu.”
“Bayu!! Kamu ngomong apaan sih, ya udah-udah, aku baca bukunya, kamu kira aku bakalan senang yah kalau kita musuhan lagi.”
Bayu aneh sekali hari ini. Tadi siang dia ngomong yang nggak-nggak di telpon, dan malam ini dia juga menyuruhku membaca buku yang isinya aneh, tentang kematian. Tiba-tiba saja jantungku berdegup kencang, kata kematian terasa terngiang-ngiang di telingaku. Entah kenapa aku semakin ketakutan, takut akan kematian, takut akan kehilangan. Peganganku semakin aku kuatkan ke pinggang Bayu, aku peluk pungungnya dan aku sandarkan wajahku ke sana. Aku merasakan lagi kalau aku bersama Bayu, saat ini mungkin Bayu sedang tersenyum karena dia merasakan cintaku besar untuknya.
Sambil mengenderai motornya, sesekali dia menoleh ke belakang untuk melihatku, Bayu seperti orang yang was-was. Aneh, di sepanjang jalan aku terus kepikiran. Dan akhirnya bunyi keras dan goncangan hebat membuat aku kaget, nggak hanya goncangan, tapi sakit yang luar biasa di kepalaku, aku merasakan pusing serasa dunia ini berputar sangat kencang sekali, penglihatanku kabur, aku berusaha untuk menyadarkan diriku sendiri, apa yang sebenarnya terjadi. Tiba-tiba aku melihat Bayu yang sedang tidur di jalanan, samar-samar aku melihat dia seolah-olah tidur nyenyak, aku merasa mimpi, mana mungkin Bayu tidur di jalan, perasaan baru tadi aku boncengan dengan dia. Aku berjalan mendekati dia, tapi orang-orang yang ramai lebih dulu menghampiri dia, aku semakin kesakitan, aku nggak kuat lagi dan akhirnya yang aku lihat hanya kegelapan.

“Ela, kamu nggak apa-apa sayang, ini Mama.”
Aku pandangi wajah Mama. Dia seperti orang yang ketakutan, aku melihat sekelilingku, tiba-tiba aku baru sadar, selintas kejadian tadi malam teringat lagi olehku.
“Ma, Bayu mana? Dia baik-baik aja kan?”
“Ela, nanti aja, kamu istirahat dulu, kamu masih sakit sayang.”
“Nggak Ma, Ela nggak merasa sakit apa-apa, sekarang Ela mau lihat Bayu, dimana dia Ma?”
“Ela, luka kamu belum kering betul, tadi kamu terus-terusan ngigau kalau kamu ngerasain sakit.”
“Ma, Ela nggak ngerasa sakit, benaran, nggak tau kenapa Ela ngerasa sehat dan kuat Ma, sekarang pokoknya Ela mau ketemu Bayu, pasti saat ini dia butuhin Ela banget.”
“Ela, saat ini Bayu nggak butuh siapa-siapa lagi, dia udah aman Ela, dia udah tenang di sana, sekarang udah bahagia dengan kehidupannya sendiri, ada yang menjaga dia di sana.”
“Apa? Apa Ma, maksud Mama? Mama bohong!! Ela nggak percaya, nggak mungkin, nggak mungkin itu terjadi sama Bayu, dia udah janji Ma nggak akan pernah ninggalin Ela, dia sayang Ela, Ela sayang Bayu Ma .... nggak, nggak mungkin....

Teriakanku membuat semua suster datang ke tempatku, mereka berusaha menenangkanku, tapi aku nggak bisa, air mataku mengalir terus tiada hentinya, salah seorang suster baru saja akan memberiku suntikan penenang, tapi cepat-cepat aku elakkan.
“Tolong jangan suster, saat ini aku nggak butuh itu, aku hanya ingin menangis, aku nggak rela, aku marah sama Bayu, kenapa dia berani pergi ninggalin aku, padahal dulu dia udah janji nggak akan pernah pergi dariku, tapi kenapa Bayu bohong, kenapa sekarang justru dia pergi selamanya, dan aku tau dia nggak akan pernah kembali lagi kan untukku? Kenapa kamu tinggalin aku Bayu?”

“Ela, ini udah takdirnya, waktu Bayu udah habis di dunia, kamu jangan pernah marah sama Bayu sayang. Kamu harus yakin kalau sekarang Bayu udah bahagia di sana.”
“Ma, kenapa justru Bayu, kenapa buka Ela aja yang ada di sana? Ela mau kok Ma, Menggantikan Bayu, karena Ela sayang sama Bayu Ma, atau biarkan Ela untuk bersama dia sekarang, Ela pengen menyusul dia Ma, Ela nggak mau hidup di dunia ini tanpa dia, percuma Ma, percuma kalau nggak ada Bayu di sini, hidup Ela nggak ada arti apa-apa.”

Dengan cepat suster-suster itu memegang seluruh tubuhku, dan sesaat kemudian aku tertidur, di alam mimpi Bayu datang padaku. Dengan pakaian yang serba putih Bayu tersenyum padaku, dia berjalan mendekatiku, dia kelihatan senang sekali, seolah-olah dia mendapatkan kebahagiaan yang baru, yang tiada duanya di dunia, melihat Bayu terus-terusan tersenyum, rasanya aku ingin sekali ikut bersama dia, ikut merasakan kebahagiaan yang dia rasakan saat ini. Aku berusaha memeluknya dan menggenggam tangannya, dia membalas pelukanku, dia mendekapku, kembali aku meerasakan kenyamanan bersamanya, aku merasakan dia memberiku kekuatan, ketegaran, dia membelai rambutku dengan penuh rasa sayang, tapi pelan-pelan dia melepaskanku, dia justru menjauh dariku, semakin jauh, jauh dan hilang dari penglihatanku.

Saat aku sadar, aku menangis lagi, aku bukan menangis karena menahan sakit pada kepalaku, tapi aku menangis karena hatiku yang terasa amat sakit. Sekarang dunia bagiku terasa kelam, hujan nggak hanya membasahi bumi, tapi hujan membasahi kehidupanku, hatiku seolah-olah nggak berhenti menangis, menangisi orang yang telah pergi untuk selama-lamanya, dia nggak akan pernah kembali lagi.

Tiba-tiba mataku tertuju pada buku yang ada di atas meja, aku baru ingat kalau itu adalah buku yang dibelikan Bayu kemarin. Aku buka satu demi satu halaman buku itu, beberapa menit kemudian aku tenggelam dalam ceritanya. Aku menangis membaca buku itu, sekilas aku seolah-olah melihat wajah Bayu tersenyum di langit yang mendung di luar sana.

Entah kenapa sekarang aku kembali merasakan kekuatan itu, kekuatan cinta yang diberikan oleh Bayu, aku merasakan dia ada di dekatku, merangkulku, menenangkanku, aku dapat merasakan cinta dan sayangnya. Bayu, aku sangat mencintai dan menyayangi kamu, aku yakin kamu bahagia di sana, walaupun kamu sudah pergi dari kehidupanku, tapi kamu nggak akan pernah pergi dari hatiku, kamu abadi untukku, Bayu. Aku akan buktikan, kematianmu nggak akan pernah mengakhiri cintaku.***

Karya: Eka Fransiska